Langsung ke konten utama

Ribuan Pemudik Terjebak Macet di Tol Tangerang-Merak

Ribuan pemudik terjebak macet parah di Tol Tangerang-Merak sejak Sabtu (6/4/2024) dini hari. Hal ini terjadi karena peningkatan volume kendaraan dari arah Jakarta.

Ribuan pemudik yang ingin kembali ke kampung halamannya terjebak macet parah di Tol Tangerang-Merak terjebak macet parah di Tol Tangerang-Merak, Sabtu (6/4/2024). Kemacetan ini mencapai 19 kilometer dan telah berlangsung sejak Sabtu dini hari.

Kemacetan terparah terjadi di KM 94 hingga KM 95 Tol Tangerang-Merak. Titik ini memang dikenal sebagai awal mula kemacetan yang sering terjadi di Tol Tangerang-Merak. Hal ini menyebabkan antrean kendaraan mengular dan tidak bergerak sama sekali selama berjam-jam.

Banyak pemudik yang mengeluh kelelahan dan frustasi akibat terjebak macet selama berjam-jam. Beberapa pemudik bahkan terpaksa keluar dari kendaraan untuk beristirahat. Selain itu, ada pula pemudik yang terpaksa sahur dan berbuka di Tol Tangerang-Merak karena terjebak macet.

Salah satunya adalah pemudik yang ingin pulang kampung ke Jambi bernama Fikran. Dilansir dari akun TikToknya @fikranfikrun, ia sudah terjebak macet selama 10 jam di Tol Merak. Hal ini membuat ia frustasi karena kendaraannya tidak bergerak sama sekali.

“Gua dari pagi sampai buka puasa masih di Tol Merak. Ya, kira-kira udah kejebak selama 10 jam dari jam 9 pagi sampai jam 7 malam,” ujar Fikran, Sabtu (6/4/2024).

Dalam video tersebut, Fikran keluar dari kendaraannya dan menunjukkan keadaan macet yang parah di Tol Merak. Ia pun mengaku frustasi dengan kemacetan ini dan tidak tahu kapan ia bisa sampai di kampung halamannya di Jambi.

“Gua nggak tau kapan sampai di Jambi, kayaknya sih 15 April ya. Bahkan disini pun nggak ada toilet. Kalau kebelet jadi bingung mau kemana,” tambahnya.

Dirlantas Polda Banten, Kombes Leganek Mawardi angkat bicara terkait kemacetan parah yang terjadi di sepanjang Tol Tangerang-Merak hingga menuju Pelabuhan Merak. Ia menjelaskan bahwa kemacetan ini terjadi akibat peningkatan volume kendaraan dari arah Jakarta.

“Kemacetan ini terjadi karena meningkatnya volume kendaraan dari arah Jakarta yang akan menggunakan jasa penyeberangan Pelabuhan Merak ASDP dengan tujuan Pulau Sumatera, di mana jumlah dermaga pelabuhan tidak sebanding dengan volume kendaraan yang masuk," ungkap Kombes Leganek, Sabtu (6/4/2024).

Kemacetan yang terjadi segera ditangani oleh pihak dari Kombes Leganek Mawardi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menerapkan delay system di beberapa titik, seperti rest area KM 43 A, rest area KM 68 A, dan ruas jalan Cikuasa. Hal ini dilakukan untuk mengurangi arus kendaraan pemudik yang akan menuju Pelabuhan Merak.

Kombes Leganek Mawardi memastikan bahwa di setiap rest area tersebut telah tersedia fasilitas toilet hingga makanan dan minuman ringan. Ia juga menghimbau para pemudik untuk tetap bersabar dalam mengantri menuju Pelabuhan Merak dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas.

Postingan populer dari blog ini

Kemeriahan Open House RBN Puspo Budoyo

Rumah Budaya Nusantara Puspo Budoyo menyelenggarakan open house pada 11 Mei 2024 di Ciputat, Tangerang Selatan. Acara ini dilaksanakan dalam rangka memperkenalkan berbagai program dan kegiatan RBN Puspo Budoyo kepada masyarakat luas. Suasana penuh keceriaan menyelimuti Open House Rumah Budaya Nusantara (RBN) Puspo Budoyo yang diadakan pada tanggal 11 Mei 2024 di Ciputat, Tangerang Selatan. Acara ini dihadiri oleh pengunjung dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Open House RBN Puspo Budoyo merupakan sebuah acara yang bertujuan untuk memperkenalkan program-program RBN Puspo Budoyo kepada masyarakat luas. Program pelatihan tari dan musik tradisional merupakan salah satu program unggulan RBN Puspo Budoyo. Program ini dirancang untuk melestarikan dan mengembangkan budaya Indonesia melalui pengajaran tari dan musik tradisional kepada anak-anak muda. Acara ini berlangsung dari pukul 13.00 WIB hingga 18.00 WIB dan dihadiri oleh Wali Kota Tanger...

Amanah Nur Istiqomah, Kowad dengan Segudang Prestasi

Amanah Nur Istiqomah merupakan seorang Kowad sekaligus atlet judo berprestasi. Perannya sebagai Kowad tidak mengurangi semangat Isti untuk terus berlatih dan meraih prestasi di dunia judo. (Foto: @am.nistiq) Di balik seragam Kowad (Korps Wanita Angkatan Darat) yang gagah, tersembunyi jiwa seorang atlet judo berprestasi. Dialah Amanah Nur Istiqomah, Kowad yang tidak hanya tangguh dalam tugasnya, tetapi juga gemilang di atas matras judo. Lahir di Tangerang, Banten, pada 24 November 2000, Amanah telah menunjukkan bakat judonya sejak usia dini. Semangat pantang menyerah dan tekad baja mengantarkannya meraih berbagai prestasi membanggakan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Amanah Nur Istiqomah yang kerap kali dipanggil Isti merupakan anak bungsu dari lima bersaudara, pasangan Ahmad Halim S dan Lanifah. Saat ini bekerja sebagai anggota Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) dan berdinas di Mako Kopassus Cijantung, Jakarta Timur.  Perjalanan Isti di dunia judo tidak ...

Stadion Benteng Reborn Siap Gelar Liga 3 Nasional

Dispora Kota Tangerang dengan bangga mengumumkan bahwa Stadion Benteng Reborn telah siap 100 persen untuk menjadi tuan rumah Liga 3 Nasional yang akan berlangsung pada 29 April hingga 8 Mei 2024. (Foto: tangerangkota.go.id) Stadion Benteng Reborn kembali bersiap menjadi saksi bisu perhelatan akbar sepak bola nasional. Pada tanggal 29 April hingga 8 Mei 2024, stadion ini akan menjadi tuan rumah putaran nasional Liga 3, menggemakan semangat sepak bola di antara para pecinta bola di tanah air.  Stadion yang dulunya bernama Stadion Benteng ini telah melalui proses renovasi besar-besaran, menjelma menjadi stadion modern bertaraf internasional. Kapasitasnya yang mencapai 7.500 penonton siap menampung para suporter yang ingin menyaksikan langsung aksi tim-tim terbaik dari seluruh penjuru Indonesia. Pemerintah Kota Tangerang (Pemkot) dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang tak henti-hentinya melakukan persiapan matang demi kelancaran Liga 3 Nasional di Stadion Be...