Langsung ke konten utama

Pemuda Asal Tangerang Produksi Narkoba Sintetis dengan Belajar dari Youtube dan Facebook

Dua pemuda asal Tangerang ditangkap oleh Polsek Ciputat Timur karena telah terlibat dalam produksi dan pengedaran narkoba sintetis yang mereka pelajari dari Youtube dan Facebook.

Dua pemuda di Kota Tangerang, Dedy Maulana (24) dan Angga Saputra (23), diringkus oleh Polsek Ciputat Timur. Mereka terjerumus ke dalam dunia kelam narkoba sintetis dan mereka mempelajari cara membuat narkoba tersebut dari platform media sosial seperti Youtube dan Facebook.

Dedy dan Angga ditangkap di waktu dan lokasi berbeda. Angga ditangkap di Jalan Inpres V Kelurahan Larangan, Kota Tangerang pada 6 Februari 2024. Sedangkan, Dedy sendiri ditangkap oleh kepolisian di Jalan Larangan Indah, Kelurahan Larangan Utara, Kota Tangerang pada Rabu 7 Februari 2024.

Penangkapan ini bermula dari informasi yang diberikan oleh masyarakat. Informasi tersebut mengarah pada salah satu pelaku, yang kemudian ditangkap oleh petugas Polsek Ciputat Timur. Diketahui, mereka mengaku menjadi salah satu dari anggota Polsek Ciputat timur. Pengakuan palsu ini mereka lakukan untuk melancarkan aksi pengedaran narkoba.

Petugas kepolisian Polsek Ciputat Timur berhasil mengamankan dua pemuda tersebut saat tengah mengedarkan narkotika jenis tembakau sintetis di wilayah Larangan, Kota Tangerang. Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Kemas Muhammad Syawaludin Arifin, mengungkapkan bahwa petugas berhasil menyita dua kantong plastik berisi tembakau sintetis dari kedua pelaku. 

“Kantong plastik tembakau sintetis pertama kita temukan sebanyak 184,49 gram dan yang kedua barang bukti di satu kantong plastik tembakau sintetis dengan berat 137,28 gram," ujar Kemas, dikutip dari medcom.id, Jumat (26/4/2024).

Setelah diselidiki lebih lanjut, Kepolisian menemukan bahwa pembuatan narkoba sintetis ini diproduksi sendiri dengan belajar dari Youtube dan Facebook. Dedy dan Angga pun telah memproduksi dan mengedarkan narkoba sintetis ini selama 3 bulan dan membeli bahan bakunya secara online.

“Para tersangka mendapatkan keahlian melihat dari youtube, internet, lalu dipraktekan. Selain itu, berdasarkan hasil penyidikan didapati bahwa tersangka sudah menjalankan usaha ini selama 3 bulan,” kata Kemas, Jumat (26/4/2024).

Kedua pelaku tersebut mampu menghasilkan narkoba sintetis sebanyak 200 hingga 300 gram dalam seminggu. Hasil produksi narkoba kemudian mereka edarkan di sekitar wilayah Jakarta Selatan dan Tangerang Selatan. 

Dedy dan Angga pun terjerat Pasal 114 subsider 112 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Penyalahgunaan Narkoba. Pasal tersebut mengatur tentang ancaman pidana bagi pelaku pengedaran narkoba. Mereka terancam hukuman penjara minimal 4 tahun dan denda minimal Rp800 juta.

Postingan populer dari blog ini

Stadion Benteng Reborn Siap Gelar Liga 3 Nasional

Dispora Kota Tangerang dengan bangga mengumumkan bahwa Stadion Benteng Reborn telah siap 100 persen untuk menjadi tuan rumah Liga 3 Nasional yang akan berlangsung pada 29 April hingga 8 Mei 2024. (Foto: tangerangkota.go.id) Stadion Benteng Reborn kembali bersiap menjadi saksi bisu perhelatan akbar sepak bola nasional. Pada tanggal 29 April hingga 8 Mei 2024, stadion ini akan menjadi tuan rumah putaran nasional Liga 3, menggemakan semangat sepak bola di antara para pecinta bola di tanah air.  Stadion yang dulunya bernama Stadion Benteng ini telah melalui proses renovasi besar-besaran, menjelma menjadi stadion modern bertaraf internasional. Kapasitasnya yang mencapai 7.500 penonton siap menampung para suporter yang ingin menyaksikan langsung aksi tim-tim terbaik dari seluruh penjuru Indonesia. Pemerintah Kota Tangerang (Pemkot) dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang tak henti-hentinya melakukan persiapan matang demi kelancaran Liga 3 Nasional di Stadion Be...

Manjakan Lidah di PergiKuliner Night Market Festival

PergiKuliner Night Market Festival diselenggarakan di Supermal Karawaci dari tanggal 23 Mei hingga 2 Juni 2024. Acara ini menghadirkan lebih dari 90 tenant yang menyajikan makanan khas Indonesia. Foto:pergikulinerevents PergiKuliner Night Market Festival hadir untuk memanjakan para pecinta kuliner dengan beragam hidangan viral dan khas Indonesia. Festival ini akan berlangsung selama 11 hari berturut-turut dari 23 Mei hingga 2 Juni 2024 di Parkir Utara Supermal Karawaci, Tangerang.  Acara ini diselenggarakan oleh PergiKuliner, sebuah platform kuliner terkemuka di Indonesia. Dikutip dari pergikuliner.com, CEO PergiKuliner, Oswin menyatakan bahwa PergiKuliner Night Market Festival adalah festival kuliner terbesar di Tangerang. "Festival ini merupakan Festival Kuliner terbesar di Tangerang yang membawa lebih dari 90 tenant dan bintang tamu spesial," ujar Oswin. Festival kuliner ini menghadirkan lebih dari 90 tenant dari berbagai kota seperti Bandung, Semarang, dan Lom...

Fox Cafe BSD, Konsep Ngopi Bareng Rubah

Fox Cafe BSD merupakan pet cafe pertama yang menghadirkan rubah dan diimpor langsung dari Jepang. Kafe ini memperbolehkan pengunjung untuk berinteraksi dan berfoto bersama rubah. Bagi para pecinta hewan dan penikmat kopi, bersiaplah untuk pengalaman baru yang tak terlupakan! Fox Cafe BSD hadir sebagai kafe unik yang menawarkan sensasi ngopi ditemani rubah-rubah menggemaskan. Berbeda dengan kafe hewan lain yang biasanya menghadirkan kucing, anjing, kelinci, atau burung, Fox Cafe BSD hadir dengan konsep unik yaitu "Pet Cafe" yang menghadirkan rubah-rubah jinak. Kafe ini terletak di Ruko Tabespot G2 No.19, BSD City, Tangerang. Kafe tersebut menawarkan pengalaman istimewa bagi para pengunjung untuk berinteraksi langsung dengan rubah-rubah. Kafe ini memiliki dua lantai, dengan lantai pertama difungsikan sebagai area kafe, di mana pengunjung dapat menikmati hidangan dan minuman sambil bersantai. Sedangkan lantai dua dikhususkan sebagai area bermain rubah, di mana pengu...