Presiden Joko Widodo secara resmi membuka Rapat Kerja Nasional Kesehatan (Rakerkesnas) 2024 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD. Tema yang diusung pada Rakerkesnas tahun ini adalah "Transformasi Kesehatan: Melesat Menuju Indonesia Emas.” (Foto: Jokowi)
Pada 24 April 2024, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD menjadi saksi penting dari pembukaan Rapat Kerja Nasional Kesehatan (Rakerkesnas) tahun 2024 yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan di bidang kesehatan, termasuk para pejabat pemerintah, praktisi kesehatan, dan para mitra pembangunan kesehatan.
Beberapa anggota kabinet juga ikut serta dalam kegiatan ini, termasuk Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas, Sekretaris Kabinet Indonesia Pramono Anung, dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Rakerkesnas tahun ini mengangkat tema "Transformasi Kesehatan: Melesat Menuju Indonesia Emas.”
Lebih dari 2.100 tenaga kesehatan dari berbagai daerah di Indonesia menghadiri Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) tersebut. Dalam acara ini, mereka memaparkan hasil kerja sektor kesehatan di tahun 2023 dan merumuskan strategi dan langkah-langkah konkret dalam meningkatkan sistem kesehatan nasional agar mampu menghadapi tantangan masa depan dengan lebih baik.
Dilansir dari presidenri.go.id, Presiden Joko Widodo dalam acara tersebut menegaskan bahwa kesehatan adalah kunci utama untuk mencapai visi Indonesia Maju. Jokowi menekankan bahwa kemajuan di berbagai bidang lainnya tidak akan berarti banyak jika rakyat Indonesia tidak memiliki kesehatan yang baik.
Jokowi, dalam pidatonya, juga menyampaikan dua poin penting terkait kesehatan di Indonesia. Pertama, Jokowi menyampaikan kabar positif tentang penurunan angka stunting yang drastis dari 37,6 persen menjadi 21,5 persen dalam kurun waktu sepuluh tahun. Kedua, Jokowi juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi Indonesia dalam memerangi penyakit mematikan seperti stroke, jantung, dan kanker.
Selain isu stunting dan penyakit mematikan, Jokowi dalam pidatonya juga menyoroti infrastruktur kesehatan di Indonesia yang masih tertinggal. Jokowi menyebutkan beberapa contoh seperti fasilitas rumah sakit yang kurang memadai di beberapa daerah, alat medis canggih yang terbatas, dan kekurangan dokter yang menjadi hambatan besar dalam memajukan kesehatan masyarakat.
Dengan berbagai permasalahan tersebut, Presiden menekankan pentingnya integrasi dan sinergi dalam semua rencana pembangunan di bidang kesehatan, baik di tingkat pusat maupun daerah. Jokowi menyampaikan bahwa Menteri Kesehatan sedang menyiapkan rencana induk nasional di bidang kesehatan yang akan selesai pada bulan Agustus mendatang. Diharapkan rencana induk ini dapat menjadi pedoman yang komprehensif untuk memajukan sektor kesehatan di Indonesia.
Sebagai informasi, Rapat Kerja Nasional Kesehatan (Rakerkesnas) merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun. Pada 2024, Rakerkesnas dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yaitu pada 24 hingga 25 April 2024. Dalam acara tersebut, akan ada berbagai stan dari unit utama di Kementerian Kesehatan yang siap memberikan layanan konsultasi mengenai program-program kesehatan nasional.